Memberikan berbagai pengertian dasar pelajaran sekolah di Indonesia, dan memberikan berbagai artikel mata pelajaran disekolah

Pengertian Kasasi Lengkap

Pengertian Kasasi Lengkap

Pengertian Kasasi Lengkap - Menurut wikipedia "Kasasi adalah pembatalan atas keputusan Pengadilan-pengadilan yang lain yang dilakukan pada tingkat peradilan terakhir dan di mana menetapkan perbuatan Pengadilan-pengadilan lain dan para hakim yang bertentangan dengan hukum, kecuali keputusan Pengadilan dalam perkara pidana yang mengandung pembebasan terdakwa dari segala tuduhan, hal ini sebagaimana ditentukan dalam Pasal 16 UU No. 1 Tahun 1950 jo. Pasal 244 UU No. 8 Tahun 1981 dan UU No. 14 Tahun 1985 jo. UU No. 5 Tahun 2004 tentang Perubahan atas Undang-Undang No. 14 Tahun 1985 tentang Mahkamah Agung."

Kasasi adalah merupakan pembatalan atas keputusan Pengadilan-pengadilan yang lain yang dilakukan pada tingkat peradilan terakhir dan dimana menetapkan perbuatan Pengadilan-pengadilan lain dan para hakim yang bertentangan dengan hukum.

Kasasi juga dikenal dengan sebutan "Naik Banding", Jika kurang puas dengan vonis Pengadilan Negeri, bisa mengajukan untuk Kasasi ke Pengadilan Tinggi, jika tidak puas lagi bisa mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung dan Mahkamah Agung adalah tempat berakhirnya Kasasi. Maksudnya tidak bisa lagi mengajukan Naik banding jika sudah di Mahkamah Agung. Permohonan Kasasi ini bisa dibatalkan atau dicabut sebelum ada putusan dari Mahkamah Agung, tapi jika sudah dicabut tidak bisa lagi untuk mengajukan naik banding, artinya kesempatannya hanya satu kali.

Mahkamah Agung bisa memutuskan untuk menerima permohonan Kasasi atau menolaknya. ada juga alasan ditolaknya kasasi oleh Mahkamah Agung yaitu :

  • Aturan hukum tidak diterapkan sebagaimana mestinya dalam pemeriksaan sebelumnya.
  • Acara pelaksanaan pengadilan tidak dijalankan menurut ketentuan undang-undang.
  • Hakim yang memeriksa dalam pengadilan sebelumnya tidak berwenang.

Permohonan Kasasi 

Permohonan Kasasi diajukan kepada Mahkamah Agung, Dengan diajukannya permohonan kasasi pada Mahkamah Agung maka putusan Pengadilan Tinggi pada tingkat banding, tidak dapat dilaksanakan.

Permohonan Kasasi bisa diajukkan oleh orang yang berperkara itu sendiri atau orang lain yang mendapat kuasa khusus. Permohonan Kasasi disampaikan dengan tertulis ataupun lisan melalui Panitera Pengadilan Tingkat Pertama yang memutus perkaranya. dan dalam waktu 14 Hari sesudah putusan Pengadilan sebelum naik banding (Pengadilan Negeri ataupun Tinggi). Jika lewat 14 Hari orang yang berperkara tidak mengirim atau memberikan permohonan kasasi, orang yang berperkara dianggap menerima putusan pengadilan.

Dalam Pengajuan Permohonan Kasasi, pihak berperkara wajib untuk menyertakan memori kasasi dan alasan - alasannya dan dicatat dalam buku daftar. Panitera Pengadilan Tingkat Pertama memberikan tanda terima penerimaan memori kasasi dan menyampaikannya kepada pihak lawan paling lambat 30 Hari. Pihak lawan dapat menjawab memori kasasi ini pada Panitera Pengadilan Tingkat Pertama dengan waktu 14 Hari sejak diterimanya memori kasasi.

Jika jawaban pihak lawan sudah diterima Panitera Pengadilan Tingkat Pertama
mengirimkan permohonan kasasi, memori kasasi, jawaban atas memori kasasi, dan berkas perkara. Kepada Mahkamah Agung dalam waktu paling lambat 30 Hari. Lalu Panitera Mahkamah Agung mencatat permohonan kasasi tersebut dalam buku daftar dengan nomor menurut tanggal penerimaannya, membuat catatan singkat tentang isinya, dan melaporkan semua itu kepada Mahkamah Agung.

Pemohon kasasi akan diberitahu putusan Mahkamah Agung melalui Pengadilan Tinggi atau Pengadilan Tingkat Pertama. 




0 comments:

Post a Comment

Peraturan Berkomentar pada Blog ini :
- Berkomentar secara Relevan sesuai artikel
- Menggunakan bahasa yang baik dan sopan
- Tidak diperboleh berkomentar menggunakan Kata Kasar atau Maki
- Tidak diperboleh menaruh link aktif
- Tidak diperbolehkan menggunakan kata " nice,bagus sekali,sangat berguna, dan sejenisnya "

Pengertian Kasasi Lengkap